Upaya pemerintah mendaftarkan berbagai warisan budaya Indonesia guna mendapat pengakuan dunia internasional terus memperoleh hasil signifikan. Batik Indonesia akhirnya secara resmi dimasukkan dalam 76 warisan budaya tak benda oleh UNESCO.
Batik Indonesia akhirnya secara resmi dimasukkan dalam 76 warisan budaya tak benda oleh UNESCO. UNESCO memutuskan untuk menjadikan batik Indonesia sebagai salah satu daftar warisan budaya pada 8 September 2009. Pada 2 Oktober di Abu Dhabi, UNESCO mengumumkan hasilnya sangat membanggakan bagi bangsa Indonesia. Pengakuan UNESCO terhadap batik Indonesia melalui proses panjang dan berliku.
Upaya pemerintah mendaftarkan berbagai warisan budaya
Indonesia guna mendapat pengakuan dunia internasional terus memperoleh
hasil signifikan. Batik Indonesia dinilai sarat dengan teknik, simbol,
dan budaya yang tidak lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia mulai
dari lahir sampai meninggal. Kekayaan ragam batik yang datang dari
beberapa wilayah dan provinsi, menjadi bukti bahwa Indonesia layak
menjadi sumber budaya di mana batik tumbuh dan berkembang.
Tradisi
membatik diturunkan dari generasi ke generasi, batik terkait dengan
identitas budaya rakyat indonesia dan melalui berbagai arti simbolik
dari warna dan corak mengekspresikan kreatifitas dan spiritual rakyat
Indonesia.
Batik Indonesia memiliki keunikan yang tidak
ditemukan di negara lain. Keunikan itu terletak pada penggunaan malam
atau campuran sarang lebah, lemak hewan, dan getah tanaman dalam
pembuatannya. Motif batik semakin berkembang dengan adanya hasil karya
desainer yang terus bertambah jumlahnya. Batik bagi masyarakat Jawa,
memang bukan hanya sebuah kain bercorak, tetapi juga penggambaran
filosofi kehidupan dan warisan budaya leluhur yang harus dijaga.
http://www.jatengpromo.com/berita.php?id=18
Visitors | : 364460 Org |
Hits | : 1149109 hits |
Month | : 7249 Users |
Today | : 410 Users |
Online | : 9 Users |
Stat. Web | : Klik |