Safaruddin, S.Kom
Teknisi Komputer, Programmer Web.
Yogyakarta, Indonesia.

I love the web
follow me on

Bersyukur dengan Bersihkan Bujung Paccidekka

Kamis, 9 Desember 2010 15:14:06
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

Seni Budaya.

Bubung paccidekka atau sumur pelepas dahaga di Desa Mico, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memiliki arti penting bagi warga setempat. Menurut warga, sumur dengan panjang dan lebar delapan meter itu sudah ada sejak 1800 dan merupakan peninggalan raja.

Dahulu kala, sumur dengan kedalaman dua meter di dekat areal persawahan warga Desa Mico itu merupakan tempat melepas dahaga bagi raja seusai berburu di wilayah tersebut. Dulu, Desa Mico merupakan hutan belantara. Karena itu, warga pun menjuluki bubung paccidekka atau sumur pelepas dahaga.

Keberadaan sumur itu sangat dijaga warga Desa Mico. Setiap tahun, sumur itu dibersihkan oleh warga setempat. Sesekali warga saling berebutan menangkap ikan lele atau belut di sela-sela membersihkan sumur. Ikan-ikan itu bukan untuk dimasak, melainkan dibunuh oleh warga.

Warga percaya, hal itu dapat membuang kesialan atau menjauhkan gangguan hama terhadap sawah mereka. Karena itu, selain dijadikan sumber air untuk diminum warga desa, sumur itu juga menjadi sumber pengairan untuk sawah-sawah warga.

Usai melakukan pembersihan sumur tersebut, kaum ibu berdatangan untuk membawakan makanan yang dibungkus dan ditaruh di baki dengan dijunjung di kepala untuk warga. Sebelum disantap, tetua adat berdoa sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan air hingga membuahkan hasil baik. Setelah itu, makanan baru boleh disantap dan menandakan ritual pembersihan sumur warga di Desa Mico berakhir.

sumber:liputan6.com


, bubung paccidekka, desa mico, kabupaten bone, kecamatan palakka, sulawesi selatan, wisata bone, wisata bugis

Anda sedang membaca Bersyukur dengan Bersihkan Bujung Paccidekka kategori Seni Budaya. Silahkan beri komentar, baik berupa Kritik, Saran, maupun Pertanyaan. Semoga bermanfaat.