Safaruddin, S.Kom
Teknisi Komputer, Programmer Web.
Yogyakarta, Indonesia.

I love the web
follow me on

Es Dawet Hitam Khas Kutoarjo, Segar

Selasa, 2 Agustus 2011 13:15:24
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

Kuliner.

ES dawet tidak selamanya berwarna hijau. Es dawet ada juga yang berwarna hitam, seperti terdapat di daerah Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah.

Es dawet hitam disajikan persis dengan es dawet pada umumnya. Cara penyajian es dawet hitam pun hampir sama dengan es dawet hijau; menggunakan sirup gula merah dan santan agar terasa gurih.

Bedanya, es dawet ini tidak menggunakan nangka. "Kita tidak pakai nangka karena jika ada nangka, nanti rasanya akan asem," ucap Dicki, penjual es dawet yang mangkal di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Harga es dawet cukup murah, satu mangkuk Rp3.000. Kalau ingin membawa pulang dawetnya saja, Anda bisa membelinya seharga Rp10.000.

Es dawet hitam membutuhkan waktu sekira 3 hari untuk proses pembuatannya. Lamanya waktu pembuatan lantaran dawet hitam yang dinamakan aji ganyung ini harus dibiarkan mengental terlebih dahulu.

"Prosesnya 3 hari, karena harus diaduk, dicetak pakai air mendidih, lalu kalau sudah jadi, digunting," imbuhnya.

Untuk menghasilkan warna hitam, Dicki menggunakan merang padi. "Kalau warna hijau itu kan pakai daun pandan, tapi kita pakai merang padi, biar lebih terasa lagi. Kita gunakan pati ganyong," tutupnya.


, dawet hitam, es dawet, es dawet hitam, kutoarjo, merang padi

Anda sedang membaca Es Dawet Hitam Khas Kutoarjo, Segar kategori Kuliner. Silahkan beri komentar, baik berupa Kritik, Saran, maupun Pertanyaan. Semoga bermanfaat.