Net Application, perusahaan web metric asal Amerika Serikat, baru-baru ini melansir hasil survai terbaru untuk market share peramban web. Dalam laporan edisi bulan Juli 2009, terdapat tiga peramban ternama yang mengalami kenaikan market share, Firefox, Safari, dan Chrome. Kenaikannya sih memang tak terlalu signifikan. Jumlah pengguna Firefox naik dari angka 22,43% pada bulan Juni menjadi 22,47% pada bulan Juli. Pangsa pasar Safari meningkat dari 3,79% (Juni) menjadi 4,07% (Juli). Sementara itu, Chrome sukses memperoleh 2,59% pangsa pasar Juli -- naik 0,19% dari angka 2,40% pada bulan Juni.

Namun tren sebaliknya dialami oleh sang pemimpin pasar, Internet Explorer (IE) keluaran Microsoft. Dari laporan yang sama, terlihat perolehan angka mereka justru merosot. Angka 68,32% yang diraih IE pada bulan Juni kini berkurang menjadi 67,68%. Hampir 1% penurunannya. Sepertinya market share IE berhasil digerus oleh popularitas para kompetitor yang makin tinggi.
Pasar IE pun potensial terancam di benua Eropa. Seperti telah diketahui, badan Uni Eropa menerbitkan larangan bagi Microsoft untuk membundel peramban IE dalam sistem operasi Windows 7 yang akan diluncurkan beberapa bulan lagi. Sebagai solusinya, Windows 7 "versi benua biru" nantinya akan memberikan opsi bagi pengguna untuk menentukan peramban yang akan diinstalasi. Tentunya jika kebanyakan pengguna memilih IE, tidak ada masalah. Akan beda persoalannya kalau lebih banyak yang memilih peramban lain.
Menurut situs Infoworld, Chrome memiliki potensi besar untuk menggeser Safari dari posisi 3 "klasemen" sementara. Hal ini dikarenakan pada saat ini, Chrome baru bisa digunakan dalam sistem operasi Windows. Nantinya, jika Google sudah mengeluarkan Chrome versi Mac dan Linux, pasar mereka diprediksi akan lebih terdongkrak. Apalagi rencananya, Google Chrome OS yang akan diluncurkan pertengahan tahun 2010 pun akan sangat mengandalkan peramban Chrome sebagai wahana user experience.
Kembali
ke laporan Net Application, dalam rilisnya sempat dijelaskan tentang
metodologi terbaru yang mereka gunakan dalam analisis pangsa pasar.
Selama ini, cara yang dipakai cenderung kurang merepresentasikan
negara-negara berpenduduk banyak, seperti Cina yang diestimasi memiliki
253 juta pengguna internet. Nah, dalam metode anyarnya, country-level weighting,
Net Application mencoba mengatasi masalah tersebut dengan cara
pembebanan jumlah pemakaian peramban pada jumlah perkiraan populasi
pengguna internet di sebuah negara. Teknik yang digunakan dalam
mengukur angka penggunaan peramban ialah dengan melacak mesin yang
mengakses 40 ribu situs klien, kemudian menghasilkan data pool berupa kurang lebih 160 juta pengunjung unik per bulan.
Peringkat pangsa pasar peramban web berdasar laporan Net Application, Juli 2009:
1. IE - 67,68%
2. Firefox - 22,47%
3. Safari - 4,07%
4. Chrome - 2,59%
5. Opera - 1,97%
6. Netscape - 0,67%
7. Lainnya - 0,55%
Visitors | : 360388 Org |
Hits | : 1138553 hits |
Month | : 7443 Users |
Today | : 302 Users |
Online | : 11 Users |
Stat. Web | : Klik |