Pariwisata. Pulau Bali seakan tak pernah kering dengan tempat wisata dan aktivitas warganya yang menawan.
Di Pulau Dewata, tepatnya di Karangasem, ada desa kuno bernama Desa
Tengganan. Di desa ini ada kain yang amat langka dan tentu saja bernilai
mahal hingga mencapai puluhan juta rupiah per lembarnya. Kain grinsing
namanya. Kain yang satu ini terbuat dari kapas asli Bali. Butuh waktu
paling tidak 10 tahun untuk membuat satu kain grinsing ini.
Kain grinsing memang menjadi ciri khas Desa Tengganan. Kerajinan kain
grinsing menjadi mata pencaharian warga asli desa kuno ini. Kain
grinsing dipercaya sebagai kain yang bisa berfungsi untuk menolak bala
dan bencana. Grinsing berasal dari kata 'gering' yang berarti wabah dan
'sing' mempunyai makna tidak.
Menilik dari keistimewaannya, maka tak heran jika kain grinsing biasa
dipakai warga dalam acara-acara adat khusus yang dilakukan dalam tradisi
turun-temurun, semisal upacara Melasti ke Segare.
Menurut Pemangku adat Desa Tengganan, I Mangku Widia dalam upacara itu
semua warga mulai dari yang tua hingga anak-anak, baik pria maupun
wanita, berjalan kaki sejauh empat kilometer untuk mengikuti upacara
Melasti ke Segare di Candi Dasa.
Visitors | : 478537 Org |
Hits | : 1491813 hits |
Month | : 6268 Users |
Today | : 492 Users |
Online | : 11 Users |
Stat. Web | : Klik |