Kuliner. Umar Plenteng, pengelola warung ini dengan senang hati menunjukkan
proses pengolahan bebek. Pertama-tama bebek yang telah dicuci bersih
dipotong menjadi empat bagian terdiri dari bagian paha dan dada.
Sedangkan bagian kepala hingga tulang ekor disisakan. Inilah yang
disebut urut-urut.
Warung Umar Plenteng terletak di Dusun Baran, Sanden, Bantul, Yogyakarta.
Meski lokasinya di perkampungan namun banyak orang yang datang ke sani
untuk mencicipi menu spesial urut-urut bebek goreng. Saat makan siang,
puluhan orang mengantre pesanan urut-urut bebek goreng.
Cara memasaknya, potongan bebek dimasak diatas dandang bersama bumbu
bawang merah, kunir, jahe dan garam. Yang lebih penting memasaknya
menggunakan kayu sehingga aromanya wangi. Setelah dimasak selama tiga
jam baru dilakukan penggorengan. Urut-urut bebek ternyata paling disuka
dibanding bagian paha dan dada.
Dalam sehari warung yang berada sekitar satu kilometer dari obyek wisata
Pantai Samas ini rata-rata menghabiskan 60 hingga 80 ekor bebek. Daging
bebek yang empuk dan wangi menjadikan bebek goreng Umar Plenteng
menjadi buruan meski tempatnya ada di pelosok selatan Bantul.
Untuk menikmati urut-urut bebek Anda cukup merogoh uang 20 ribu rupiah.
Dihadapan Anda akan tersaji urut-urut lengkap dengan lalapan, nasi dan
segelas minuman.
Visitors | : 477828 Org |
Hits | : 1489536 hits |
Month | : 6213 Users |
Today | : 451 Users |
Online | : 8 Users |
Stat. Web | : Klik |